Siapa yang tidak mengenal Tokoh2 Pewayangan berikut.?
Andai saja anak-anak sekarang sering dikenalkan dengan tokoh-tokoh pewayangan seperti Pandawa Lima, Punokawan dsb, dibandingkan dengan mengenalkan film-film dari budaya luar, saya yakin ini akan menjadikan Mereka untuk lebih cinta terhadap budaya bangsanya sendiri.
Film-film kartun yang dari Luar, Sebut saja Superman, Spiderman, Naruto, Dragon Ball, dll, bisa menjadikan mereka keblinger terlalu jauh jika Orang Tua tidak bisa membimbingnya.
Lha jelas bisa keblinger...
Pengen terbang seperti superman?
Pengen lompat gedung kesana kemari seperti Spiderman?
Pengan berubah seperti Naruto?
Atau pengen menghidupkan orang mati dengan dragon ball ?
.......
Apa mungkin semua itu bisa terwujud.????
Jawabnya MUSTAHIL!!!!
Coba Kita lihat karakter maupun sifat2 para Pandawa Lima ini:
Bila mereka mengidolakan Yudistira maka mereka bisa menjadi anak yang bersifat adil, sabar, jujur, taat pada agama, penuh percaya diri dan berani berspekulasi.
Bila mereka mengidolakan Bima maka mereka akan jadi anak yang gagah berani, teguh, kuat, tabah, patuh, jujur serta menganggap semua orang sama derajatnya.
Jika anak-anak mengidolakan Arjuna maka mereka akan menjadi anak yang cerdik dan pandai, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah.
Bila mereka mengidolakan Sadewa maka mereka akan menjadi anak-anak yang bijaksana diantara teman-temannya, atau jika mereka mengidolakan Nakula, maka mereka akan menjadi orang yang teliti dan penghibur hati diantara teman dan keluarganya.
Ya, walaupun kedua cerita tersebut berasal dari luar Indonesia. Setidaknya, cerita tentang Pandawa lebih melekat di Indonesia.
Bila mereka mengidolakan Bima maka mereka akan jadi anak yang gagah berani, teguh, kuat, tabah, patuh, jujur serta menganggap semua orang sama derajatnya.
Jika anak-anak mengidolakan Arjuna maka mereka akan menjadi anak yang cerdik dan pandai, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah.
Bila mereka mengidolakan Sadewa maka mereka akan menjadi anak-anak yang bijaksana diantara teman-temannya, atau jika mereka mengidolakan Nakula, maka mereka akan menjadi orang yang teliti dan penghibur hati diantara teman dan keluarganya.
Ya, walaupun kedua cerita tersebut berasal dari luar Indonesia. Setidaknya, cerita tentang Pandawa lebih melekat di Indonesia.
Tapi, sayangnya sekarang ini semakin sedikit saja anak-anak kecil yang tau tentang Pandawa. Padahal, kalau tidak dikenalkan sejak kecil, mereka bisa saja tidak tau apa-apa soal budaya mereka sendiri.
Berikut adalah Anak-anak SDN SARIREJO KARTINI dengan kostum Wayang Anak:
DEWI-DEWI
Pandawa Lima bersama Ibu Anna (Kep.Sek)
Punokawan dan para Dewi
Para DEWI didampingi Ibu Kep.Sek
Dewi Kunthi, Dewi Sembadra, Dewi Srikandi.







